Culture Bahasa Daerah Melalui Budaya Bertutur Bersama IndiHome

Bahasa daerah saat ini semakin pudar, anak-anak, remaja bahkan orang dewasa sendiri sudah tidak begitu lancar berbahasa daerah. Padahal bahasa daerah masih menjadi alat komunikasi yang penting dan wajib dilestarikan. 

Sebagai contoh, bahasa Jawa yang mulai jarang digunakan anak-anak yang tinggal di Jawa Tengah, Yogyakarta dan sekitarnya untuk berbahasa dengan teman sebaya. Mereka cenderung memilih menggunakan bahasa Indonesia saat berkomunikasi. Hal ini menjadikan bahasa daerah lama kelamaan semakin luntur tanpa tutur.

Fakta Tentang Bahasa Daerah

Menurut Mendikbud, revitalisasi bahasa daerah perlu dilakukan mengingat 718 bahasa daerah di Indonesia, sebagian besar kondisinya terancam punah dan kritis. Karena saat ini para penutur jati bahasa daerah banyak yang tidak lagi menggunakan dan mewariskan bahasa ke generasi berikutnya, sehingga khazanah kekayaan budaya, pemikiran, dan pengetahuan akan bahasa daerah terancam punah.

Oleh karena itu, manfaat internet bisa digunakan sebagai sarana penyebarluasan informasi tentang berbahasa daerah. Seperti penyampaian materi dari Mas Menteri Nadiem Makarim, melalui platform Merdeka Belajar, episode revitalisasi Bahasa Daerah.

Hadirnya Telkom Indonesia melalui layanan IndiHome Internetnya Indonesia memberikan akses aktivitas tanpa batas bagi semua pengguna internet. Dengan informasi dan video edukasi yang didapatkan tentang culture bahasa daerah akan memudahkan akses orangtua, guru dan masyarakat luas untuk belajar.

Tidak hanya itu saja, masyarakat luas bisa menikmati manfaat internet untuk bisa mempelajari kultur bahasa daerah lainnya. Jadi saat berkunjung ke Provinsi lain, bisa mengenal tidak hanya tempat wisatanya saja tapi juga bahasa daerahnya. 

Apalagi saat ini bahasa daerah menjadi muatan lokal wajib di sekolah untuk anak-anak. Agar generasi muda memahami dan mengenal bahasa daerahnya masing-masing. Yang menjadi kendala yaitu sedikitnya pengajar yang ahli di bidang bahasa daerah tersebut.

Budaya Bertutur untuk Indonesia

Kultur bertutur atau bercerita merupakan budaya yang sudah turun temurun dari sejak nenek moyang. Seperti cerita rakyat daerah, dongeng fabel, legenda dan sebagainya menjadi media terbaik dalam menuturkan budaya daerah. Tiap Provinsi di Indonesia memiliki ragam cerita rakyat yang berbeda dan bisa dibagikan ke generasi muda saat ini.

Melalui budaya bertutur, cerita rakyat, dongeng, legenda dengan berbahasa daerah bisa diakses mudah melalui platform online. Cara ini bisa memberikan stimulus kepada generasi muda untuk tertarik dan memahami bahasa daerah. Lalu apa manfaat budaya bertutur?

1. Meningkatkan Daya Imajinasi Anak dan Mengasah Hati Nurani

Saat cerita disampaikan ke anak melalui bertutur. Maka anak secara langsung diajak untuk mengikuti imajinasi cerita. Apalagi jika disajikan konflik dalam cerita, maka bisa mengasah hati nurani anak ketika mendengarkan cerita tersebut.

2. Kecerdasan Anak Meningkat

Adanya IndiHome sebagai Internetnya Indonesia yang memberikan akses tanpa batas. Maka banyak cerita anak, fabel, dongeng dan lainnya bisa diakses mudah melalui gawai. Anak-anak yang mendengarkan cerita bisa meningkat kecerdasannya karena anak diajak memahami dan berpikir kritis untuk mengikuti alur cerita.

3. Adanya Interaksi Emosional Dengan Anak

Pada saat bertutur disampaikan secara langsung, artinya terdapat interaksi emosional anak yang akan terlihat. Anak-anak biasanya dengan semangat akan merespon cerita yang didengarnya. Dengan begitu, bisa melatih emosi mereka dan memberikan nasehat tanpa menggurui.

4. Menambah Pengetahuan Anak

Dalam penyampaian tradisi tutur pada anak maka anak akan kaya ilmu pengetahuan. Sebagai contoh cerita Smong dari Aceh yang dikisahkan bagaimana masyarakat di sana bersiap menghadapi bencana tsunami. Hal ini bisa menjadi wawasan baru bagi anak-anak tentang mitigasi bencana secara mudah.

5. Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Daerah

Berikutnya saat culture bertutur dibiasakan terutama dengan memakai bahasa daerah. Maka kemampuan bahasa daerah anak akan lebih meningkat, anak mendapatkan kosakata baru dan mengingatnya dengan mudah. Dengan begitu, bahasa daerah bisa tetap lestari melalui budaya bertutur tersebut.

Budaya bertutur dengan menggunakan bahasa daerah bisa disampaikan tidak hanya secara langsung tapi juga melalui daring. Saat ini, setiap orang bisa mendapatkan manfaat internet untuk mengakses banyak informasi, salah satunya cerita rakyat dengan berbahasa daerah.

Peran IndiHome Dalam Culture Bahasa Daerah

Pemberian akses internet yang mudah dari Telkom Indonesia sudah menyebar ke seluruh pelosok negeri. Dengan begitu, setiap orang bisa mendapatkan banyak informasi dan menggunakan teknologi digital semaksimal mungkin. Terutama bisa mengakses pembelajaran atau cerita berbahasa daerah dengan mudah.

Banyaknya platform online yang tersedia dan memberikan akses cerita anak, fabel, aplikasi buku cerita dengan berbahasa daerah ini semakin membuka jalan bahwa culture bahasa daerah bisa lestari. Melalui akses aktivitas tanpa batas dari IndiHome dengan Internet Fiber ini semakin memudahkan masyarakat.

Dari Sabang sampai Merauke, Telkom Indonesia membuka akses sebagai layanan internetnya Indonesia yang bisa diakses nonstop tanpa batas. Jadi, untuk bisa memberikan kemudahan belajar dan pelestari bahasa daerah, IndiHome melalui jaringan internet terbesar memberikan jalan terbaik yang cepat, aman, andal dan canggih saat ini.

Referensi :

https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/merevitalisasi-bahasa-daerah-agar-tidak-punah

https://indihome.co.id/blog/penjelasan-lengkap-dan-menarik-seputar-indihome-fiber